14 Januari 2012, Sebuah Kenangan yang Tak Perlu Dikenang


Hari ini sih sudah tanggal 16 Januari, lewat dua hari dari Tanggal 14 Januari (memangnya hari apa sih?). Tanggal 14 Januari 2012 merupakan tanggal bersejarah dalam hidup gue. Sejarah kecil-kecilan, itulah kenapa judulnya aku buat Sebuah Kenangan yang Tak Perlu Dikenang (lho, kok dibuat postingan). Ya, Postingan ku ini aku buat sebagai Pengingat untuk ku bahwa dalam jalan hidup kita selalu ada kerikil, tikungan, tanjakan, sampe polisi tidur (polisi gak da kerjaan, hehe). Tantangan ini kadang-kadang membuat kita berada dalam situasi harus menentukan pilihan sulit, seolah-olah harus memilih dua hal yang tidak mungkin, hidup sengsara atau mati tidak tenang (wakakak, kayak film aja). Namun mau tidak mau kita harus harus menentukan pilihan terakhir.

Setelah berpikir-pikir dan berkonsultasi dengan beberapa orang yang aku anggap penting (asik… kata-katanya), aku sudah membuat sebuah keputusan dalam hidupku. Keputusan untuk menentukan jalan hidupku dengan caraku. Aku selalu ingat sebuah pepatah ‘Man Proposes God disposes’ (cieee bahasa inggris… btw, ada yang salah gak dari tuh kalimat?).
Maksudnya kita berusaha membuat jalan hidup lebih baik walau kita yakin semuanya sudah Dia atur.

Kembali lagi ke ide utama, pada tanggal itu, aku dengan kemauanku berhenti (mundur???) dari sebuah perusahaan kebanggaan orang-tuaku, karena satu dan lain hal. Tentu saja ada alasan yang tidak perlu aku ceritakan disini. Perlu dicatat, aku berhenti dari sebuah posisi yang tak perlu kubanggakan (lho.. kok?). Tapi, Apapun itu, aku tetap bersyukur karena sudah pernah menjadi bagian dari mereka (muanntaapp).

Di postingan ini, aku ingin berterima kasih kepada semua yang telah pernah membantu aku, siapapun itu. Dan tentu saja, aku meminta maaf jika pernah menyakiti siapapun diantara kalian (hikhikhik sedih bangets…). Kepada ayah, ibu, rekan terdekat jika ini menjadi sebuah kekecewaan buat kalian aku minta maaf sebesar-besarnya. Oh ya, mulai hari ini aku akan melupakan hal apapun yang membuatku mengambil keputusan ini dan memaafkan siapapun yang pernah menyakitiku (siapa? memangnya ada? dipikir-pikir dulu..). Tantangan besar menungguku didepan. This is my life, this is my way, this is my destiny.

PS:
Terima kasih Google Indonesia telah membantuku mencari sedikit referensi tentang surat pengunduran diri. Ketika gue ketik kata kunci ‘surat’, langsung muncul referensi tersebut pada urutan kedua (apa hubungannya?).

About safri4di

https://safri4di.wordpress.com

Posted on 16/01/2012, in Spesial and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: